Postingan

Fenomena Bulan Bercincin Hiasi Langit Malam di Depok, Apakah Ada Suatu Pertanda?

Jakarta - Fenomena Bulan Bercincin atau yang biasa disebut Halo dilaporkan menghiasi langit malam kemarin, sekitar pukul 22.00 WIB di wilayah Depok, Jawa Barat. Menurut Kepala Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin, fenomena Halo ini memang terkadang bersifat lokal dan kejadian ini kerap kali terjadi di Indonesia. "Mengapa tidak selalu terjadi? Kondisi relatif cerah yang menyisakan awan Cirrus tidak selalu terjadi,"ujar Thomas. Lebih lanjut, Thomas menjelaskan, pemandangan lingkaran cincin Halo pada bulan sama dengan Halo pada Matahari. Halo disebabkan adanya kristal es di awan Cirrus yang membiaskan cahaya matahari seperti prisma. Cahaya yang terurai tampak membentuk cahaya pelangi yang melingkari matahari. Warna hitam di antara matahari dan cincin hanya akibat efek kontras saja. Cincin tersebut berdiameter sekitar 22 derajat. Bila terjadinya malam saat ada bulan purnama, Halo juga bisa terjadi melingkari bulan. Dalam kondisi ya...

Mengetahui Awal Mula Terbentuk Dan Penyebabnya Tornado

Jakarta - Tornado adalah salah satu badai yang ganas di alam dan bisa terjadi di seluruh benua, kecuali antartika. Rata-rata ada 800 tornado dilaporkan setiap tahun dan menyebabkan kerusakan serta korban jiwa. Dikutip dari laman livescience , tornado terbentuk ketika suhu dan kelembapan yang berbeda bertemu. Di Amerika Serikat, angin basah yang hangat bergerak ke utara dari Teluk Meksiko pada musim semi dan musim panas, kemudian bertemu dengan front Kanada yang dingin, kering, dan bergerak ke selatan. Umumnya, udara hangat naik, tetapi ketika kedua front bertemu, udara dingin dapat terperangkap udara hangat di bawahnya. Karena udara hangat tidak dapat bergerak ke atas, maka mulai berputar. Saat matahari memanaskan tanah, lebih banyak udara hangat terus naik, sampai akhirnya massa cukup kuat untuk mendorong melalui penghalang udara dingin. Udara hangat yang naik mendorong udara dingin di bawahnya, menciptakan kolom berputar yang dapat menjangkau hingga 10 mil, sambil memu...

BMKG Beri Peringatan Dini Potensi Gelombang Tinggi Ekstrem di Sejumlah Wilayah Pesisir Indonesia

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini terhadap potensi gelombang tinggi ekstrem . Gelombang tinggi ekstrem dan air pasang maksimum masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah pesisir Indonesia hingga besok, Kamis (9/12/2021). Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo mengatakan, peringatan dini BMKG terkait gelombang tinggi ekstrem dan pasang maksimum di kawasan pesisir Indonesia ini dikeluarkan berdasarkan pantauan kondisi atmosfer terkini. Dalam keterangan tertulisnya, sejak tanggal 6 desember 2021 lalu, ada pola sirkulasi siklonik dan seruakan dingin aktif di Laut Cina Selatan. Kondisi ini memberikan dampak yang signifikan pada peningkatan tinggi gelombang laut di wilayah Perairan Natuna Selain itu, kondisi kecepatan angin signifikan berkisar 25-30 knot terpantau di Samudera Pasifik timur Filipina, yang juga memberikan dampak terhadap peningkatan gelombang di wilayah utara Indonesia bagian timur. "Hal in...

BMKG Beri Peringatan Dini Gelombang Tinggi Menjelang Gerhana Matahari Total

Jakarta - Jelang Gerhana Matahari Total yang akan terjadi 4 Desember 2021, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) memberi peringatan dini gelombang tinggi yang akan terjadi hari ini, Kamis (2/12/2021). Melalui akun Instagram @infobmkg, BMKG memprediksi dua wilayah perairan Indonesia berpotensi mengalami gelombang tinggi hingga mencapai 4-6 meter. Informasi ini berlaku maksimal dua hari sejak dikeluarkan. "Mari cek update Peringatan Dini Gelombang Tinggi Wilayah Perairan Indonesia berlaku tanggal 2 Desember 2021 pukul 07.00 WIB hingga 3 Desember 2021 pukul 07.00 WIB,"tulis BMKG dalam postingannya. BMKG menyebut dalam narasinya bahwa Siklon Tropis Nyatoh (990 hPa) terpantau di Laut Filipina dan memberikan dampak tidak langsung terhadap ketinggian gelombang di wilayah Perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, Perairan Kep.Halmahera, Laut Maluku, Laut Halmahera, Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Na...

Ahli Biologi Temukan Ikan Paus Bertanduk di Perairan Artik Yang Dingin

Jakarta - Selama ini, hewan bertanduk biasanya dimiliki oleh binatang yang ada di darat. Namun di perairan Arktik yang dingin, terdapat ikan paus bertanduk satu yang menyerupai hewan dongeng kuda unicorn. Menurut Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA), ikan tersebut disebut narwhal yang mengacu pada kulit abu-abu paus yang belang-belang. Narwhals adalah sumber penghidupan yang penting bagi orang Inuit, kelompok masyarakat adat yang terkait secara budaya di Greenland, Kanada, dan Alaska. Ahli biologi kutub dari College of Washington Kristen Laidre mengatakan, narwhal adalah salah satu hewan yang paling sulit untuk dipelajari. Ikan yang merupakan saudara dekat dari paus beluga ini memiliki ukuran yang sama dan kerap melakukan kawin silang. "Narwhal pada dasarnya sangat sulit dipahami dan licik,"katanya seperti dikutip Live Scientific research, Selasa (23/11/2021). Hal yang paling unik dari narwhal adalah gading spiral yang mengesankan. Tetapi hanya b...

Usai Gerhana Bulan Terlama, Bulan AKan Berkongjungsi Dengan Bintang Pleiades

Jakarta - fenomena Gerhana Bulan Sebagian menjadi yang terlama di abad 21 ini. Setelah fenomena ini, Bulan akan berkonjungsi dengan bintang Pleiades. Namun, ternyata Bulan tidak hanya akan mengalami gerhana saja malam hari ini. Melainkan ada pula fenomena menarik lainnya yang dapat Anda amati yakni Fase Bulan Purnama dekat Simpul Menaik dan Gugus Bintang Pleiades. Mulai petang ini, Bulan akan mengalami Gerhana Sebagian meliputi beberapa rangkaian mulai dari fase Awal Penumbra, fase Awal Sebagian, fase puncak gerhana hingga fase Akhir Sebagian dan fase Akhir Penumbra. Gerhana bulan sebagian yang akan terjadi hari ini adalah gerhana ke-45 dan 71 gerhana dalam Seri Saros-126. Seri Saros adalah sekumpulan gerhana, di mana period dua gerhana yang berurutan merupakan siklus Saros, yang berdurasi rata-rata 28 tahun 11 hari 8 jam dan terpaut sebesar 223 lunasi (siklus sinodis Bulan). Seri Saros untuk Gerhana Bulan diawali dengan gerhana Bulan penumbral, yaitu ketika Bulan memasuki ...

Apa Itu Lubang Ozon? Berikut Penjelasannya

Jakarta - NASA merilis video baru pertumbuhan lubang ozon di atas Antartika yang semakin membesar pada 29 Oktober. Lubang ozon Antartika pada 2021 mencapai location maksimumnya tercatat pada 7 Oktober mencapai ukuran 9,6 juta mil persegi atau 24,8 juta kilometer persegi, kira-kira seluas Amerika Utara. Ozon adalah senyawa oksigen alami yang terbentuk di bagian atas atmosfer Bumi. Jenis alami ozon stratosfer terbentuk ketika radiasi ultraviolet dari matahari berinteraksi dengan molekul oksigen di atmosfer. Ozon berfungsi seperti tabir surya, melindungi permukaan bumi dari radiasi ultraviolet matahari. Sayangnya, klorin dan bromin yang dihasilkan dari aktivitas manusia mengikis lapisan ozon. Akibatnya ketika matahari muncul di atas Antartika setelah musim dingin, radiasinya memicu erosi es di wilayah itu. "Ini adalah lubang ozon besar karena kondisi stratosfer 2021 yang lebih dingin dari rata-rata,"kata Paul Newman, Kepala Ilmuwan untuk Ilmu Bumi di Pusat Pen...